Blog Details | Satu Guru Satu Buku Digital

Published - Thu, 23 Jun 2022

Mengenal QRCPN untuk Penerbitan Poster

Mengenal QRCPN untuk Penerbitan Poster

Poster adalah suatu media publikasi yang memadukan antara tulisan, gambar, atau kombinasi keduanya dengan tujuan untuk memberikan informasi kepada khalayak. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), poster adalah plakat yang dipasang di tempat umum yang bisa berupa pengumuman atau iklan. Dalam dunia Pendidikan, poster biasa digunakan sebagai media / alat peraga untuk menyampaikan materi pelajaran ke siswa.

 

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) bisa menerbitkan karya poster untuk memiliki ISBN. Namun, adanya regulasi baru dari Badan ISBN Internasional di London, maka poster tidak lagi termasuk kepada karya yang bisa diberikan ISBN oleh Perpunas RI.  Selain itu, ISBN juga dibatasi penggunaannya untuk jenis buku tertentu seperti buku dari karya literasi, buku yang dipergunakan untuk kalangan tertentu, buku monograf, dan beberapa jenis buku lainnya tidak lagi bisa diterbitkan ber-ISBN.

 

Adanya perubahan regulasi ini, maka karya poster diterbitkan melalui QRCPN. QRCPN (Qr Code Poster Number) merupakan aplikasi pengidentikasi poster dengan teknologi terbaru dengan QR Code, dimana hasil pindainya akan menampilkan lebih banyak informasi tentang poster yang sudah diterbitkan. Setiap Poster yang terbit akan memiliki Nomor Identifikasi yang berbeda. QRCPN memiliki fungsi yang sama dengan ISBN. Namun, QRCPN khusus digunakan untuk penerbitan karya poster.

 

Adapun fungsi dari QRCPN adalah sebagai berikut:

1.      Memberikan identitas terhadap satu judul poster yang diterbitkan oleh penerbit

2.      Membantu memperlancar arus distribusi poster karena dapat mencegah terjadinya kekeliruan dalam pemesanan poster

3.      Sarana promosi bagi penerbit karena informasi pencantuman QRCPN berlaku secara Internasional

4.      Memberikan nilai tambah bagi dunia pendidikan seperti guru dan dosen untuk keperluan angka kredit.

 

Poster yang memiliki QRCPN memiliki standar sendiri untuk penerbitan. QRCPN membantu memberikan kemudahan bagi dunia Pendidikan untuk dapat mengidentifikasi karya poster guru dan dosen agar memiliki standar internasional.

Sumber: www.qrcpn.org

Created by

Adhan Chaniago

Founder SAGUSATAL (Satu Guru Satu Buku Digital) Ikatan Guru Indonesia

SAGUSATAL merupakan website resmi kanal Satu Guru Satu Buku Digital dibawah naungan Ikatan Guru Indonesia (IGI). Kanal ini didirikan oleh Bapak Adhan Chaniago pada bulan Februari tahun 2017 yang telah melatih guru sekitar 5.000 guru se-Indonesia.

View profile

Comments (0)

Search
Popular categories
Latest blogs
Mengenal Kode Unik QRCBN untuk Penerbitan Buku
Mengenal Kode Unik QRCBN untuk Penerbitan Buku
Hadirnya QRCBN dapat memberikan angin segar bagi pegiat literasi dan penerbit buku. Adanya regulasi terbaru terkait dengan pembatasan penggunaan ISBN untuk terbitan buku yang disampaikan oleh Badan ISBN Internasioan London melalui Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Buku yang merupakan hasil karya literasi, buku yang peruntukannya secara internal, dan sejenisnya tidak bisa lagi diterbitkan ber-ISBN dari perpusnas. Adanya pembatasan jenis terbitan ini dapat menurunkan semangat para penulis untuk tetap berkarya. Kondisi ini sangat berdampak sekali bagi penulis pemula yang baru mulai untuk berkarya.  QRCBN memberikan semangat baru dan harapan masa depan bagi seluruh pegiat lietrasi dan penulis pemula di tanah air. QRCBN hadir dalam bentuk terbaru dan modern. Adanya fitur Scan QR Code dapat menambah keunikan dari platform QRCBN ini. Platform QRCBN ini hadir sebagai inovasi digital dalam dunia penerbitan buku. Tampilan elegan dan professional ini membuat penulis dan penerbit lebih mudah akrab dengan interface platform QRCBN. Namun, masih banyak yang belum tahu tentang kode unik yang dihasilkan oleh platform QRCBN. QRCBN menghasil 12 digit kode untuk untuk identifikasi terbitan buku melalui platform QRCBN. Contoh: 62-5786-87456-9·         Kode Negara  = 62·         Kode penerbit (publisher prefix) = 5786·         Kode Judul (title identifier) = 87456·         Angka pemeriksa (check digit) = 9Demikian artikel terkait informasi kode QRCBN yang belum banyak diketahui oleh banyak orang. Informasi kami dapatkan dari website resmi QRCBN yaitu www.qrcbn.org. 

Tue, 19 Jul 2022

Mengenal QRCBN untuk Penerbitan Buku
Mengenal QRCBN untuk Penerbitan Buku
Adanya pembatasan dan perubahan regulasi dalam penggunaan ISBN untuk menerbitkan buku, maka menyebabkan beberapa penulis kesulitan dalam menerbitkan karyanya. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari pihak perpusnas, buku yang bisa diterbitkan ISBN memiliki kriteria utama seperti buku tersebut dijual untuk umum. Buku hasil karya tulis literasi, monograf, dan karya yang berlaku internal tidak bisa diterbitkan ber-ISBN dari perpusnas RI.  Adanya perubahan regulasi ini, maka karya penulis bisat diterbitkan melalui QRCBN. QRCBN (Qr Code Book Number) merupakan aplikasi pengidentikasi buku dengan teknologi terbaru dengan QR Code, dimana hasil pindainya akan menampilkan lebih banyak informasi tentang buku yang sudah diterbitkan. Setiap buku yang terbit akan memiliki Nomor Identifikasi yang berbeda. QRCBN memiliki fungsi yang sama dengan ISBN. Namun, QRCBN khusus digunakan untuk penerbitan buku. Adapun fungsi dari QRCBN adalah sebagai berikut:1.      Memberikan identitas terhadap satu judul buku yang diterbitkan oleh penerbit2.      Membantu memperlancar arus distribusi buku karena dapat mencegah terjadinya kekeliruan dalam pemesanan buku3.      Sarana promosi bagi penerbit karena informasi pencantuman QRCBN berlaku secara Internasional4.      Memberikan nilai tambah bagi dunia pendidikan seperti guru dan dosen untuk keperluan angka kredit. Buku yang memiliki QRCBN memiliki standar sendiri untuk penerbitan. QRCBN membantu memberikan kemudahan bagi dunia Pendidikan untuk dapat mengidentifikasi karya buku guru dan dosen agar memiliki standar internasional. Sumber: www.qrcbn.org

Mon, 18 Jul 2022

Mengenal QRCPN untuk Penerbitan Poster
Mengenal QRCPN untuk Penerbitan Poster
Poster adalah suatu media publikasi yang memadukan antara tulisan, gambar, atau kombinasi keduanya dengan tujuan untuk memberikan informasi kepada khalayak. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), poster adalah plakat yang dipasang di tempat umum yang bisa berupa pengumuman atau iklan. Dalam dunia Pendidikan, poster biasa digunakan sebagai media / alat peraga untuk menyampaikan materi pelajaran ke siswa.  Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) bisa menerbitkan karya poster untuk memiliki ISBN. Namun, adanya regulasi baru dari Badan ISBN Internasional di London, maka poster tidak lagi termasuk kepada karya yang bisa diberikan ISBN oleh Perpunas RI.  Selain itu, ISBN juga dibatasi penggunaannya untuk jenis buku tertentu seperti buku dari karya literasi, buku yang dipergunakan untuk kalangan tertentu, buku monograf, dan beberapa jenis buku lainnya tidak lagi bisa diterbitkan ber-ISBN.  Adanya perubahan regulasi ini, maka karya poster diterbitkan melalui QRCPN. QRCPN (Qr Code Poster Number) merupakan aplikasi pengidentikasi poster dengan teknologi terbaru dengan QR Code, dimana hasil pindainya akan menampilkan lebih banyak informasi tentang poster yang sudah diterbitkan. Setiap Poster yang terbit akan memiliki Nomor Identifikasi yang berbeda. QRCPN memiliki fungsi yang sama dengan ISBN. Namun, QRCPN khusus digunakan untuk penerbitan karya poster.  Adapun fungsi dari QRCPN adalah sebagai berikut:1.      Memberikan identitas terhadap satu judul poster yang diterbitkan oleh penerbit 2.      Membantu memperlancar arus distribusi poster karena dapat mencegah terjadinya kekeliruan dalam pemesanan poster 3.      Sarana promosi bagi penerbit karena informasi pencantuman QRCPN berlaku secara Internasional 4.      Memberikan nilai tambah bagi dunia pendidikan seperti guru dan dosen untuk keperluan angka kredit. Poster yang memiliki QRCPN memiliki standar sendiri untuk penerbitan. QRCPN membantu memberikan kemudahan bagi dunia Pendidikan untuk dapat mengidentifikasi karya poster guru dan dosen agar memiliki standar internasional. Sumber: www.qrcpn.org

Thu, 23 Jun 2022

All blogs